Senin, 01 Februari 2010 - 09:27:36 WIB
Selamat Jalan dan kembali mengabdi pada dunia pendidikan untuk seluruh delegasi Konkernas II dan Rakorpimnas I
Diposting oleh : Administrator
Kategori: organisasi - Dibaca: 1171 kali




Konkernas II  dan Rakorpimnas I
Gran Senyiur Balikpapan, 22-24 Januari 2009

Pengurus Besar/PB PGRI baru saja menyelesaikan perhelatan besar yaitu melaksanakan  Konferensi Kerja Nasional (Kongkernas) II dan Rapat Koordinasi Pimpinan Nasional (Rakorpimnas)  I yang berlangsung meriah, penuh semangat, dan sukses. Acara ini di pusatkan  di Hotel Gran Sinyeur Balikpapan  dari tanggal 22-24  January\i 2010. Acara yang dihadiri  850 delegasi resmi  yang terdiri dari PB PGRI, Anak Lembaga/Himpunan Provesi Sejenis/ Badan Khusus, Pengurus Provinsi, Kabupaten/Kota,  jumlahnya  mencapai  ribuan jika dihitung bersama dengan para pengembara yang tidak bisa memasuki ruang sidang.

Acara Kongkernas merupakan  forum ogranisasi kedua setelah kongres, dimana PB PGRI, beserta anak lemabaga yang terdiri dari YPLP, Gedung Guru Indonesia, Induk Koperasi PGRI, LKBH, Asosiasi Guru Mata Pelajaran/AGMP, IGTKI PGRI, Tim Pendiri Bank Guru Indonesia, Dewan Kehormatan Guru Indonesia (DKGI)  mempertanggung jawabkan seluruh progam kegaitan selama tahun berjalan yakni tahun 2009, dan mennyampaikan rencana program kerja tahun 2010 kepada seluruh pengurus provinsi dari seluruh tanah air. Sedangkan Rakorpimnas adalah rapat koordinasi pimpinan nasional, sebuah forum koordinasi setaip dua tahunan, yang dihadiri oleh seluruh pengurus PGRI Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Dapat dibayangkan betapa  gegap gempitanya acara ini.

Tema  kegiatan ini adalah membangun PGRI yang Kuat, Mandiri, dan Bermartabat. Seluruh materi kegiatan diarahkan untuk pencapaian tujuan tersebut. Acara  begitu meriah. Acara dihadiri olah   Ketua MPR  Bapak Taufiq Kiemas beserta  Wakil Pimpinan MPR, Ketua DPD yakni Bapak Irman Gusman MBA beserta  pimpinan Komite III yang membidangi Pendidikan dan Agama, Tidak lupa Mendiknas Bapak M. Nuh beserta Dirjen PMPTK Bapak Prof. Dr. Baedhowi,  Wakil Ketua DPR Pramono Anung ,  sejumlah  anggota DPR dari beragam fraksi, Gubernur Kalimantan Timur Bapak H. Awang Faroek, Bapak Walikota  Balikpapan, General Manager Western Area Garuda Indonesia, Bapak M. Arif Wibowo, wartawan media cetak dan televisi dan  sejumlah tamu  undangan lain yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Dalam acara pembukaan ini, yang penting disimak adalah PGRI sebagai organisasi profesi, serikat pekerja, dan perjuangan yang independen, dan non partai politik  gigih mengangkat perjuangan dalam peningkatan mutu pendidikan melalui peningkatan profesionalisme, kesejahteraan, dan perlindungan guru, pendidik, dan tenaga kependidikan baik negeri maupun swasta, mulai dari TK hingga  perguruan tinggi.  Untuk itu PGRI bersinergi membangun  kerja sama  dengan berbagai pihak baik ditingkat lokal, nasional, regional, maupun internasional.

Penandatanganan MOU

 Pada malam pembukaan ini, PGRI menanda tangani sejumlah MOU dengan MPR,  DPD, dan Garuda Indonesia.  Dalam rangka membangun profesionalisme guru, PGRI juga menanda tangani MOU dengan Educare dari Singapore Teachers Union, dan Perusahaan Kamus Elektronik Apple Tree. PGRI bersama lembaga tinggi negara siap melaksanakan program-program yang mendorong peningkatan profesionalisme guru, dan juga melakukan sosialisasi hasil-hasil keputusan kedua Lembaga Tinggi Negara yang terkait dengan tugas memajukan pendidikan nasional. Sementara dengan Garuda Indoensia, semua anggota PGRI dan keluarganya mendapatkan discount 15 %  keseluruh route baik domestik maupun internasional. Caranya mudah, hanya menyerahkan  foto copy kartu anggota PGRI pada saat pembelian tiket di tempat penjualan tiket resmi Garuda Indonesia. Sedangkan program Educare yakni training  untuk para guru dan kepala sekolah sedang dalam proses rancangan pada beberapa daerah. Kamus Elektronik dengan potongan harga khusus dimaksudkan agar belajar berbahasa Inggris dapat dilakukan guru dan siswa dengan mudah, murah, dan menyenangkan. Untuk itu, ayo bergegas, hubungi pengurus Kabupaten/Kota anda untuk pencetakan kartu tanda anggota (KTA) yang selama ini sering dilupakan untuk diurus. Jangan lupa, bayar iuran, hanya Rp. 2000,- per bulan. Iuran ini  akan dibagi untuk  PB PGRI Rp. 200.00,- Provinsi Rp. 400,00-, Kabupaten Kota Rp/ 600.00- dan Cabang Rp. 800.00-. Iuran adalah darah organisasi, agar tetap hidup dan dapat menjalankan visi-misinya dengan sebaik-baiknya. Nah... Rp. 2000,- itu kewajiban anggota untuk memuliakan tugas-tugas perjuangan PGRI yang panjang dan berliku.

Laporan Ketua Umum


Ketua Umum PB PGRI, Bapak Dr. Sulistio, M.Pd yang  berpenampilan kalem dan sederhana, berubah menjadi macan podium kalau sudah di atas panggung bertemu dan menyampaikan gagasan-gagasan organisasi dalam membangun PGRI yang kuat dan bermartabat. Salam solidaritas selalu mengawali dan menutup setiap pidatonya. Dengan teriakan Hidup Guru, di jawab Hidup!, Hidup PGRI dijawab Hidup!, dan solidaritas, dijawab Yes!!. ketua Umum menyampaikan  laporannya, yang disambut secara gegap gempita oleh seluruh peserta termasuk para tamu undangan.

Ketua Umum memaparkan laporan penyelenggraan, sekaligus menyampaikan agenda perjuangan PGRI, serta mengharapkan dukungan berbagai pihak dalam memajukan pendidikan nasional melalui peningkatan mutu  pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional, sejahtera dan bermartabat, serta terlindungi. Dalam sambutan ini Ketua Umum menekankan perlunya perlindungan guru Non PNS, untuk itu PGRI akan terus mendesak dan mengawal lahirnya Peraturan atau regulasi  guru non PNS. Selain itu, Birokrasi pendidikan, Politik guru yamg dimaknai sebagai perlu adanya cetak biru pembangunan guru yang komprehensif, birokrasi pendidikan yang profesional, anggaran pendidikan yang sesuai  konstitusi terutama  di Kabupaten/Kota, Ujian Nasional, dan pentingnya pendidkan sebagai agenda utama pemerintah, merupakan high light dari laporan ketua umum.  Letua Umum juga dengan bersemangat akan mendorong tumbuhnya kekuatan ekonomi baru yakni kekuatan ekonomi guru. Anak lembaga baru yakni Bank Guru di didirikan. Pilot project Bank Guru lahir di Jawa Tengah dan Jakarta.

Kemeriahan Sidang

Seorang pegawai PGRI  bercerita dengan linangan air mata, bahwa PGRI kali ini benar-benar beda. Tanda-tanda kebangkitan PGRI benar-benar di pelupuk mata. Menurutnya, belum pernah melihat bahwa peserta selama hampir empat hari tidak bergeming di ruang sidang. Setiap progam yang disampaikan mendapatkan antusiasme yang mendalam dari peserta.  Keinginan kuat menjadikan PGRI sebagai organisasi profesi yang kuat melahirkan debat-debat panjang yang seru dan penuh semangat. Pada kesempatan ini juga disampaikan paparan dari  Ketua Dewan Kehormatan Guru Indonesia PGRI, Bapak Prof. Dr. Ing. Wardiman beserta Bapak Dr. Sudharto, Dirjen PMPTK , Direktur  Pendidikan Islam, dan Paparan Pendirian  Bank Guru .  Tidak lupa dalam laporan disampaikan  hasil-hasil perjuangan PGRI dipaparkan, mulai dari  perjuangan 7 tahun mengawal lahirnya UU Guru dan Dosen, dan berbagai hasil lainnya yang dibukukan dalam CD . Yang mengharukan adalah solidaritas terhadap musibah yang dialami oleh Rektor Universitas Negeri Gorontalo yang Ketua PGRI Provinsi Gorontalo   Bapak Prof. dr. Nelson . Seluruh peserta menanda tangani pernyataan sikap membela Pak Nelson dari politisasi kasus  sertifikasi yang sebenarnya tidak perlu terjadi.

Demikian ringkasan pelaksanaan Kongkernas dan Rakorpinmas. Seluruh peserta pulang dengan harapan membungkah di dada, semoga PGRI makin jaya membela kepentingan pendidik dan tenaga kependidikan di seluruh tanah air. Amin.


0 Komentar :

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Untitled Document
Untitled Document
.: Berita Singkat :.
  • Guangzhou, China, 14 Desember 2010, PGRI telah menandatangani MoU dengan South China Normal University dalam rangka peningkatan profesionalisme guru.

  • Konferensi Kerja Nasional III PGRI Tahun 2011

    27-30 Januari 2011
    Provinsi Gorontalo

  • Seoul, 5 Maret 2011, Penandatanganan Kerja sama antara PB PGRI dengan Korean Federation of Teachers Association. Kerja sama di antaranya tentang Joint Research, Workshop, dll.

  • Mohon peralihan dana BOS ke  Pemda di tinjau kembali karena sangat mempersulit sekolah. Dalam pembelian harus dilampirkan NPWP. SIUP dan SPK dari tempat pengambilan dana BOS di kantor Pos harus ada Rekomendasi dari Dinas.

  • RAKORNAS 2011, Jakarta Grand Cempaka Hotel

    Membahas berbagai persoalan guru, pendidikan, dan organisasi serta Proker sesuai Keputusan Konkernas III Gorontalo, PB PGRI mengundang Saudara Ketua dan Sekretaris Pengurus PGRI Provinsi untuk menghadiri acara Rakornas PGRI Tahun 2011 di Grand Cempaka Hotel, Jakarta 29 - 31 Mei 2011.