Jumat, 25 Juni 2010 - 10:48:37 WIB Keberhasilan Perjuangan PGRI dan Penundaan Pelaksanaan Audiensi Akbar tanggal 29 Juni 2010 Diposting oleh : Administrator
Kategori: organisasi
- Dibaca: 1697 kali
Jakarta, 24 Juni 2010, setelah melakukan advokasi akbar pada pertengahan bulan Mei 2010 lalu, PGRI terus memperjuangkan agar Ditjen PMPTK tetap menjadi rumah bagi para guru dan tidak membiarkan guru terkotak-kotak antara lain melakukan pertemuan dengan Utusan Khusus Presiden RI, akhirnya pada tanggal 17 Juni 2010, Sekretaris Kabinet RI mengeluarkan surat resmi nomor B. 251/Seskab/VI/2010 perihal Penundaan Likuidasi Ditjen PMPTK Kemendiknas. PGRI bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Susilo Bambang Yodhoyono atas dipenuhinya tuntutan PGRI menolak Penghapusan Ditjen PMPTK Kemendiknas.
Saat ini Presiden RI telah membentuk tim khusus untuk mempersiapkan dan merumuskan pembentukan Badan Pengelola Pendidik dan Tenaga Kependidikan langsung di bawah Presiden. Sambil menunggu pembentukan badan tersebut, Ditjen PMPTK Kemendiknas tetap berjalan sampai disahkan dan berlakuknya badan tersebut. Selanjutnya, setelah Presiden RI tiba di tanah air, PB PGRI dan perwakilan pengurus PGRI Provinsi akan melakukan audiensi dengan Bapak Presiden. Berkaitan dengan hal itu, maka rencana audiensi akbar PGRI tanggal 29 Juni 2010ditunda pelaksanaannya.
Mungkinkah tunjangan profesi dibayarkan setiap bulan bersamaan dengan gaji? mengingat proses pencairan setiap periode selalu banyak birokrasi yang harus dilalui.Bravo PMPTK! apapun namanya fungsi & peran PMPTK jangan pernah hilang...!!! Sugiharto 27 Juni 2010 - 08:50:39 WIB
semoga dengan perjuangan yang bersifat simpatik terus mengakar pencapaian kesuksesan.amin
79c2bc IBNU SKADI 27 Juni 2010 - 10:15:11 WIB
Elegan, bermartabat dan solid, yes Muhammad Yusuf 27 Juni 2010 - 13:11:50 WIB
Perjuangkan juga guru dibawa naungan Depag dong kan ikut bayar iuran PGRI Juga. sampai saat ini belum terima tunjangan Profesi guru baik yang 1 kali gaji pkok maupun yang 250 Ribu bagi yg belum tersertifikasi semuanya belum cair. HM. Rowi 24 Juli 2010 - 19:16:20 WIB
Hidup Guru !!!
Hidup PGRI !!!!!!!!!!!!!!!!
Solidaritas............... yessssss nn 26 September 2010 - 17:54:16 WIB
PP no 74 tahun 2008, mengapa pasal 66(a) sudah dilaksanakan sedangkan yang 66 (b) belum dilaksanakan? bisakah PGRI membantu anggotanya yang berada pada kondisi seperti ps. 66(b) tersebut? Saya kok meragukan kalau PGRI bisa? jangan-jangan nanti ketika 66(b) sudah dilaksanakan oleh pemerintah, PGRI kemudian mengklaim sebagai hasil perjuangannya ARIFIN,S.Pd 28 September 2010 - 05:40:31 WIB
berarti susah payah kami dari cilacap ikut datang ke Jakarta pada 12 Mei ada manfaatnya.Kita hanya ingin indonesia maju, agar tidak jadi ledekan apalagi cacian oleh bangsa lain.Salah satu cara memajukan Indonesia ya dg memperhatikan lebih serius pendidikannya, ya salah satunya dg memperhatikan kesejahteraan gurunya. Hidup PGRI, Hidup guru,Solidaritas Yesssssssss..... Sugiyanto, M.Pd 21 November 2010 - 22:39:04 WIB
Salut atas perjuangan para pengurus dan anggota PGRI semoga kesejahteraan guru di seluruh Indonesia dapat meningkat dan profesi guru dapat diminati oleh kaum muda. Gogon 03 Desember 2010 - 11:09:29 WIB
Hidup PGRI !
Hidup pula Guru-guru yang baru setahun kuliah sudah menerima Ijazah S1 !
Hidup juga untuk PGRI yang pergaulan kita dengannya selama ini hanya sebatas MENYUMBANG IURAN SETIAP BULAN.
Hidup pula untuk kabupaten-kabupaten yang selama ini menghambat pembayaran TGP !
Hidup pula untuk para sarjana S2 yang tak punya prestasi apa-apa kecuali mengikuti kuliah di PT yang tak bermutu !
Hidup pula untuk para guru yang tak memiliki pengetahuan lebih luas dari para muridnya !
Hidup ! Isi Komentar :