Kamis, 23 Desember 2010 - 12:23:58 WIB
Usulan PGRI tentang Badan Guru direspon sangat baik oleh Presiden RI
Diposting oleh : Administrator
Kategori: organisasi - Dibaca: 1549 kali




Pengurus PGRI Provinsi yth,

Syukur Alhamdulillaah, usulan PGRI tentang Penolakan Penghapusan Direktorat Jenderal PMPTK Kemdiknas telah direspon sangat baik oleh Presiden RI. Pada saat Puncak Peringatan Hari Guru Nasional/Hari Ulang Tahun PGRI ke-65 Tahun 2010 di Hall Tennis Indoor Senayan 2 Desember 2010 lalu, Bapak Presiden memberitahukan bahwa telah dibentuk Badan Pengembangan SDM Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan.

Itu telah dituangkan dalam Perpres RI No. 67 tahun 2010 tanggal 2 Desember 2010 tentang Perubahan atas Perpres No. 24 tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susuna Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara.

Terima kasih atas dukungan, kerja sama, dan solidaritas Bapak/Ibu. Semoga guru semakin profesional, sejahtera, dan terlindungi.

Salam,

Sulistiyo
Ketua Umum PB PGRI


18 Komentar :

Asep Hidayat
23 Desember 2010 - 21:22:50 WIB

Semoga dengan lahirnya Badan Pengembangan SDM Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan dapat menjadikan guru lebih profesional dalam mencerdaskan kehidupan bangsa
karmo
27 Desember 2010 - 09:55:53 WIB

klo ganti nama sama fungsinya berarti ga ada bedanya,tapi klo guru nonpns kebagian juga peningkatan mutu guru dan harus gratis.jgn pns digratisn nonpns malah bayar. makin miskinlah guru swasta,
Drs.joko wahyono
30 Desember 2010 - 20:19:45 WIB

mana yang lebih penting badan guru atau mengangkat guru GTT menjadi PNS? kalau PGRI masih ada rasa kemanusiaan ,usul kepada presiden agar guru tidak tetap /GTT diangkat manjadi PNS ,yang menjadi persoalan apakah PGRI mau? tapi ketika GURU PNS belum bersertifikasi ,PGRI ada rasa kasihan maka diusulkan agar ada tambahan penghasilan Rp.250.000 HANYA UNTUK YANG GURU PNS....
Dandy
16 Januari 2011 - 21:30:38 WIB

Saatnya guru berbenah, kapan nich PGRI mau aktif mengadakan pelatihan bagi guru-guru di daerah-daerah. Saatnya PGRI bertindak nyata dengan meningkatkan profesionalisme guru, masih banyak lho teman-teman yang harus ditingkatkan SDMnya. PGRI punya banyak dana khan ?
Monik
16 Januari 2011 - 21:35:06 WIB

Kapan PGRI menfasilitasi guru-guru untuk meningkatkan profesionalisme, kami malu dengan para siswa yang sudah melesat bak anak panah dalam penguasaan teknologi ( kata mereka: Guru-guru Jadul, mengajarnya bikin "boring" )
farid wajidi
28 Januari 2011 - 11:11:37 WIB

Memberdayakan guru merupakan langkah awal memajukan pendidikan
Lamcas Manik
16 Februari 2011 - 10:09:27 WIB

Selamat atas perjuangan PGRI ,dan sekaligus atas nama teman 2 guru mengucapkan Terima kasih kepada Pengurus PGRI Pusat Khususnya Bp.Sulitiyo, Semoga sehat selalu dan Panjang umur serta murah rejeki.Kita akan Tetap Bersatu Mendukung.
sulistiyo aseli
26 Februari 2011 - 10:34:03 WIB

hentikan sertifikasi ,kalau tidak dihentikan bisa habis uang negara,rakyat miskin lebih butuh uang dari pada guru PNS yang bergaji 3 jutaan,bandingkan dengan rakyat yang tak punya gaji tetap ,paling sebulan dapat gaji 300 ribu ,tolong PGRI membandingkan dan memikirkan rakyat yang lebih banyak ,jangan hanya segelintir guru PNS saja,anda harus bijaksana
wahab
04 April 2011 - 09:18:25 WIB

guru ditatar karo ora podo wae ora ono bedane, lebih baik dana yg ada digunakan untuk mensuport sekolah swasta yg masih berat bebannya, demi berjuang untuk bangsa dan negara
fajar
04 April 2011 - 09:22:10 WIB

uangnya dari pada untuk penataran guru, yang notabene ditatar dan tidak sama saja, lebih baik untuk melengkapi alat2 sekolah untuk praktek lebih bermanfaat, anak keluar sekolah langsung bisa bekerja.
amin
04 April 2011 - 09:28:31 WIB

Bos PGRI yang terhormat, aku usul: di indonesia perlu banget adanya sekolah kusus guru seperti dulu SPG untuk mencetak guru yg profesional, penting iku Bos

ridho
04 April 2011 - 09:34:39 WIB

aku setuju sama usulnya mas Amin, perlu bener iku SPG Sekolah Pendidikan Guru sejak awal, jadi guru profesional itu didik sejak SMTA, kalok lewat penataran gak iso masuk Bos, buang2 biaya gak ono bedane.
Lamcas Manik
05 April 2011 - 07:52:59 WIB

Selamat dan sukses untuk seluruh komunitas GURU INDONESIA yg tergabung dalam wadah PGRI dengan terbentuk dan telah dilantiknya Bapak Syawal Gultom sebagai Kepala badan Pengembangan SDM dan Penjaminan Mutu Pendidikan.....!
Semoga dapat bekerja maksimal ...dan kami senantiasa..mendukung selalu..!
tarno
06 April 2011 - 15:53:00 WIB

sekolah guru perlu sekali, dihidupkan lagi, lewat penataran hanya buang 2 duitttttttttttt.
A. SYAFAR ABU HUMAID
22 Juli 2011 - 21:49:36 WIB

Hidup guru ALLAHUAKBAR, Moga2 terealisasi, supaya mutu pendidikan bisa terkontol, tanpa adanya diskriminasi terselubung......
Edi Indianto
28 Agustus 2011 - 14:29:33 WIB

wah.........komentarnya bagus2, saya pengin urun usul sama pak Sulis selaku Jendral di PGRI, kita semua setuju jika guru sejahtera dan bermartabat, untuk yg pns sebagian sdh, swasta jg sdh sebagian tp unt wb/ gtt...unt saat ini tmn2 gr wb/gtt msh jauh dari sejahtera...PR unt. PGRI mks.....salam hormat untuk seluruh penguru PGRI
ibnu
13 September 2011 - 08:58:25 WIB

ass,kepada pengurus PGRI Pusat agar memperhatikan nasib GTT karena mrk jg guru yg ikut berjuang mencerdaskan bangsa
usul untuk tunjangan sertifikasi yang sebesar satu kali gaji pokok alangkah lebih bijaksana jika digunakan untuk mengangkat GTT menjadi PNS dan ditempatkan di daerah2 yg msh kekurangan tenaga pengajar seperti dluar pulau jawa
ihtiarhidayat3@gmail.com
13 September 2011 - 23:09:59 WIB

Pemerintah tidak serius dalam menangani pendidikan. SD kami wilayah Banyumas Jawa Tengah dengan 6 kelas hanya 3 guru kelas PNS, ditambah
- 3 guru kontrak
- 1 penjaga kontrak
Kami sangat kesulitan untuk membayar tenaga kontrak 4 orang , apalagi ada ketentuan maksimal 20 % dari dana BOS.
Mungkin sekolah yang lain juga begitu.
Sementara tuntutan standar harus terpoenuhi, kami menjadi stres berat.
Di tambah gedung SD rusak berat, 2 ruang sudah tidak bisa dihuni.
Mohon PGRI pusat jika ke Banyumas mampir di sekolah kami.


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Untitled Document
Untitled Document
.: Berita Singkat :.
  • Guangzhou, China, 14 Desember 2010, PGRI telah menandatangani MoU dengan South China Normal University dalam rangka peningkatan profesionalisme guru.

  • Konferensi Kerja Nasional III PGRI Tahun 2011

    27-30 Januari 2011
    Provinsi Gorontalo

  • Seoul, 5 Maret 2011, Penandatanganan Kerja sama antara PB PGRI dengan Korean Federation of Teachers Association. Kerja sama di antaranya tentang Joint Research, Workshop, dll.

  • Mohon peralihan dana BOS ke  Pemda di tinjau kembali karena sangat mempersulit sekolah. Dalam pembelian harus dilampirkan NPWP. SIUP dan SPK dari tempat pengambilan dana BOS di kantor Pos harus ada Rekomendasi dari Dinas.

  • RAKORNAS 2011, Jakarta Grand Cempaka Hotel

    Membahas berbagai persoalan guru, pendidikan, dan organisasi serta Proker sesuai Keputusan Konkernas III Gorontalo, PB PGRI mengundang Saudara Ketua dan Sekretaris Pengurus PGRI Provinsi untuk menghadiri acara Rakornas PGRI Tahun 2011 di Grand Cempaka Hotel, Jakarta 29 - 31 Mei 2011.