Jumat, 06 Mei 2011 - 13:44:35 WIB Perpanjangan waktu cetak format A1 peserta sertifikasi Diposting oleh : Administrator
Kategori: organisasi
- Dibaca: 652 kali
Pengurus PGRI Yth,
Berkaitan dengan penetapan
peserta sertifikasi, perlu kami informasikan bahwa batas waktu cetak A1 sudah
diperpanjang yaitu sampai Sabtu, 7 Mei 2011 yang semula tanggal 30 April 2011
pukul 24.00, saat ini operator Diknas Kab/Kota dan LPMP sedang diminta
melakukan “approved” massal hasil perbaikan data A0 dari Dinas Kab/Kota menjadi
A1 yang telah tersedia di NUPTK web browser versi terbaru.
Mohon Pengurus PGRI agar
melakukan pemantauan dan koordinasi agar guru terlindungi dan tidak dirugikan serta
sertifkiasi dapat berjalan lancar dan sukses.
Saya sangat bangga dengan ketua Umum PB PGRI dengan perhatian serius akan nasib guru sekecil apapun informasi ini sangat berharga, inilah yang diharapkan sehingga kami di daerah bisa memantau dan tidakketinggalan informasi. Hidup PGRI 3x Agus Sukyanto 08 Mei 2011 - 08:29:55 WIB
Informasi yang minim / terbatas tentang tata cara perekrutan peserta sertifikasi secara on line memang sangat disayangkan oleh para guru. M. Sholeh 14 Mei 2011 - 22:34:12 WIB
Bapak Sulistiyo,
Di Kab. Demak data 904 A0 ternyata hanya 796 A1, dan Info yang kami terima dari daftar 904 A0 tersebut yg tidak masuk pada daftar A1 tidak dapat di Edit atau di Entry ulang namun harus diganti nama.
Bapak apakah ini kesalahan sistem dari pusat atau daerah?
Apakah tidak mungkin akan terjadi transaksi atau jual beli untuk lolos A1 sejumlah 108 di Kab. Demak?
Mohon bantuan bapak, kami guru-gur sangat dirugikan.
Terima kasih bapak. chaerul shokeh 25 Mei 2011 - 09:42:01 WIB
profesor sulis itu tahu nya teori ,prakteknya nol.. itulah ketua PGRI pusat yang selalu mati matian bela GURU PNS ,pernahkah dia itu bela GURU GTT SWASTA? tak akan pernah terjadi ,makanya wahai guru swasta jangan mau diperalat PGRI, saya bukan guru ,tapi tahu diskriminasi tentang GURU PNS dan GURU GTT SWASTA ,yang PNS total gaji plus sertifikasi 7 juta sebulan ,sedangkan GURU GTT SWASTA paling banyak 700 ribu sebulan, yang GTT beban kerjanya sangat lu ar biasa banyaknya ,sedangkan GURU PNS , paling paling tiap hari kerjanya guru PNS nyuruh murid mencatat dia malah SMS an,ini fakta totok solo 26 Mei 2011 - 20:02:11 WIB
sama dengan di demak.....solo 179 guru tidak terbit a1, katanya kesalahan sistem..tidak dapat di entri ulang juga.....kalau online tidak mampu kembali ke manual saja...dan ini membuka peluang.....bisa diatur,..wani piro?
maka sebaiknya yang tak terbit a1 nya segera berkumpul dan melakukan advokasi untuk klarifikasi, bagaimana sikap PGRI?
saya kasih apresiasi buat pa Sulistyo,mksh atas perjuanngan2nya demi kesejahteraan anggota,tp dengan Kuota sertifikasi Guru thn ini kok acuan nya masa kerja,wlw blm S-1, bukan Kwalifikasi akademiknya (S-1/D4),sementara dlm undang2 kwlafikasi akademik harga mati menjadi sarat utama,ini kenapa bisa menyimpang dari UU No 14 ttg Guru & Dosen??? Isi Komentar :