Jumat, 06 Mei 2011 - 13:50:45 WIB Pengiriman Dana BOS Diposting oleh : Administrator
Kategori: organisasi
- Dibaca: 705 kali
Pengurus PGRI Yth,
Pengurus Besar PGRI telah koordinasi dengan Kementrian
terkait tentang Dana BOS Tri Wulan II. Dana sudah dikirim pada bulan April ke
Kabupaten/Kota.
Mohon Pengurus PGRI melakukan pemantauan dan
koordinasi agar Dana BOS bisa segera diterima dan dimanfaatkan dengan baik oleh
sekolah untuk peningkatan mutu pendidikan.
Terima kasih
Salam,
Sulistiyo
(Ketua Umum Pengurus Besar PGRI)
24 Komentar : Drs. H. Moh. Holili, M.Pd.I 16 Mei 2011 - 14:45:32 WIB
Assalamu'alaikum Wr, Wb.
Dana BOS Tahap II di Kota Pasuruan, sampai hari ini Senin, 16 Mei 2011, belum cair. Karena menunggu lengkapnya SPJ BOS Tahap I. Sedangkan pembuatan SPJ BOS tahun 2011, banyak Kepala Sekolah dan Bendahara Seklah tidak mampu mengerjakan. Mohon Pengurus PGRI Pusat, mencarikan solusi yang terbaik.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb. Drs.Oemar Badri, 25 Mei 2011 - 09:59:29 WIB
saya usul agar guru yang dapat sertifikasi hanya untuk guru yang swasta, karena gajinya sedikit sekali ,jangan yang PNS apalagi guru PNS sekolah dasar ,karena GURU PNS sekolah dasar beban kerjanya sangat ringan tanggung jawab tak ada,mohon maaf karena mengajar anak anak kecil sangat mudah bandingkan dengan mengajar orang seusia SMA, mungkin orang cuma sekolah sampai sekolah dasar saja bisa kok kalau mengajar di tingkatan SD ,kalau SMA mungkin kesulitannya sangat besar ,mohon pemerintah mempertimbangkan Guru SD 25 Mei 2011 - 22:12:35 WIB
Saya tak mengerti bagaimana guru SMA (Drs. Oemar Badri) punya pemikiran yang sangat sangat picik tentang guru SD. Justru mengajar SMA jauh lebih mudah dibanding mengajar SD Drs. Oemar Badri 25 Mei 2011 - 22:15:35 WIB
Saya minta maaf atas kekhilafan saya tentang pendapat saya terhadap guru SD, sekali lagi mohon maaf Asep Ismail Yusuf 27 Mei 2011 - 18:37:13 WIB
Buat Drs.Oemar Bari
Anada manusia bukan jgn lecehkan Guru2 SD,apa anda dpt Gelar Drs hasil Beli ,Lu ga kak bakal bisa baca tulis tanpa guru sd manusia apa setan lu Oemar,mslh tg jawab dedikasi jgn lu anggap remeh setan,gua kelompok GUru SD Yg Nota bene anggota PGRI Di Dominasi Guru SD Gua Tunggu ketemu Lu kita debat Asep Ismail Yusuf 27 Mei 2011 - 18:39:18 WIB
Kita komunitas Guru SD Jgn mau di pecah belah sama yang namanya Drs (dpt beli) kita punya Org yg kuat blm tentu si anjing Oemar menjadi anggota PGRI,Kita lacak alamatnya kita datangi tempatnya.... Drs.Oemar Badri 27 Mei 2011 - 21:43:10 WIB
saya menyadari GURU PNS sekolah dasar tugasnya sangat berat, anak kecil tak tahu apa apa bisa baca dan menulis,itu karena GURU SEKOLAH DASAR,jepang kena BOM atom guru duluan yang mereka cari ,setelah itu jepang jadi raksasa ekomomi dunia, itu karena jasa GURU terutama sekolah dasar,tulisan ini meralat tulisan saya yang sebelum nya karena saya kelelahan dan khilaf,kalau tulisan ini adalah tulisan yang sebenarnya dari hati nurani saya ,saya khilaf ,dan siapa pun bisa khilaf muhammad a 29 Mei 2011 - 13:12:44 WIB
Ini pelajaran yang sangat berharga buatmu Bang Umar. Lain kali bila bicara pikir dulu masak-masak. Meralat minta maaf gampang dan jawaban memberi maaf juga gampang, tetapi nilai"ikhlas" yang tertuang sulit krn biasanya "lipstik". wawan 02 Juni 2011 - 17:49:24 WIB
Wah wah wah ..... Drs.Oemar Badri ini rupanya hanya ngaku-2 sebsgai Guru yg pingin bikin reseh dan mengadu domba Korps Guru ya...!!! Kalo bener anda Guru , anda TIDAK PANTAS berdiri didepan kelas, Apalagi dapet Sertifikat Proesi Guru. ismet 05 Juni 2011 - 15:58:00 WIB
sedih klu wacana pak umar terulang lagi ini bisa memperuncing masalaahhhhhhhhhh di korps pgri, Asep Ismail Yusuf 05 Juni 2011 - 18:29:13 WIB
Ga Usah Sedih,terlalu naif kalu hrs sedih gara - gara si Oemar,dia mah bukan siapa2 cuma preman pasar,masa punya gelar sarjana Ungkapannya kaya gt,ga pantas dia jadi gru,palagi guru di SMA,jangan2 melakukakan tak senonoh dengan murid2nya m. mambiew 06 Juni 2011 - 04:26:36 WIB
s.d. hari ini 6 juni 2011 kami belum terima dana BOS twr 2, kota sorong Menunggu Nasib 12 Juni 2011 - 20:00:03 WIB
harus kemanakah saya mengadu, berharap mendapatkan tunjangan daerah (tunda) untuk honorer/sukwan. sampai detik ini belum mendapatkan, pdahal saya sudah mengabdi menjadi guru sejak 2005, namun sampai saat ini selalu di marginalkan, sdngkan ada yng dibawah saya pengadbdian'y malah sudah dapet bahkan yng fiktif pun mendapatkan, kmnakah saya mengadu sudah 5x saya mengusulkan.... knpa yang kecil semkin kecil dan terpojokkan... anggota PGRI 07 Juli 2011 - 05:15:55 WIB
Permintaan PGRI tsb hanya basa-basi saja tanpa action apapun dari PGRI. Buktinya, sampai hari ini BOS untuk tri bulan 2 (April, Mei, Juni) di Kabupaten Pasuruan belum turun, jadi tolong jangan hanya basa-basi --- Uju Gunawan 04 Agustus 2011 - 05:34:24 WIB
ada orang seperti Drs Oemar Badri ... ck ck ck ... tapi kalau memang betul minta maaf ya mesti di maafkan ... tapi jika main-main sebaiknya kita bahas dan tindaklanjuti masalah itu secara profesional ... Pahlawan Tanpa Tanda Jasa 11 Agustus 2011 - 23:33:30 WIB
kepada yth. ketua pb pgri, sampai saat ini dana BOS triwulan 2 kab.sekadau belum cair, tolong ditindak lanjuti, dan kalau bisa kembali lagi seperti dulu, dana BOS ngga usaha ditanggani PEMDA...trim's. suwarso 12 Agustus 2011 - 21:52:02 WIB
Dengan hormat
Kepada Ke Tua PGRI Pusat
Mohon di tindak lanjuti untuk pencairan TPP di Kab. Jember sampai saat ini belum di cairkan. untuk bulan januari sampai dengan Juni 2011
terima kasih guru 27 Agustus 2011 - 05:20:51 WIB
Guru TK,SD,SMP,SMA dibutuhkan keahlian yang berbeda dan profrsionalisme dalam tugas membuat orang bisa membaca itu gampang. tetapi membuat orang ber akhlak mulia itu yang sulit dan itu hanya ada dan bisa guru SD .Kalau itu tidak bisa so pasti setiap hari pak umar badri akan dilawan oleh siswamu setiap hari di SMA Mohon maaf kalau pendapatku salah. Edi Indianto 28 Agustus 2011 - 15:19:50 WIB
untung p umar dah minta maaf, jika belum jadi panjang urusannya mas umar...... ini adalah pelajaran yang berharga bagi kita semua untuk mengerti tentang keberadaan guru di sgl satuan pendidikan agar tidak saling menganggap remeh, mas umar nganggap guru sd sepele padahal untuk jadi gr sma jg lewat gr sd, demikian jg untuk jd presiden jg lewat guru sd....semua strata punya tgs dan fungsi yang tdk sama namun satu sama lain saling melengkapi...oke mas umar jangan kilaf lagi... Dien Haris Sahrodin 01 September 2011 - 13:15:32 WIB
Kirain di Garut we yg belum pencairan dana BOS triwulan III (Juli,Agustus,September)teh? Adi Sudarmo 05 Oktober 2011 - 07:58:38 WIB
Saya yakin oemar bukan guru ndak usah dipikirin anggap saja anak kecil yang baru belajar ngomong..... Rizqy Gustian Firdaus 11 Oktober 2011 - 21:43:13 WIB
Yang jelas umar badri bukan orang yang berpendidikan terbukti dengan omongannya yang ga bermutu, emang dia sekolahnya langsung ke SMA ? ga kan.....pasti melalui jenjang SD. Ga punya otak kali. Akhiri 21 Oktober 2011 - 09:52:56 WIB
Mohon perhatian PB PGRI bagi GTT di sekolah negeri yang tidak dapat / ikut sertifikasi karena kendala administrasi.bahwa GTT di negeri harus mendapat SK dari Kepala Daerah/Bupati/Walikota untuk dapat sertifikasi.Mereka sudah lama mengabdi di banding yang di swasta yang sudah bisa sertifikasi.Mohon ditinjau ulang tentang persyaratan GTT di negeri ikut sertifikasi harus berSK Kepala Daerah,itu sangat kecil kemungkinannya mendapatkan,karena pertimbangan konsekwensi sebagai tenaga Honorarium Daerah.Mohon komitmen PB untuk memperjuangakannya sebagai hadiah ulang tahun PGRI ke 66.Hidup Perjuangan PGRI.
( Sekretaris Cabang PGRI Sanden Bantul Yogyakarta ) jawatan kosong 08 November 2011 - 06:12:21 WIB
Yang jelas umar badri bukan orang yang berpendidikan terbukti dengan omongannya yang ga bermutu, emang dia sekolahnya langsung ke SMA ? ga kan.....pasti melalui jenjang SD. Ga punya otak kali. Isi Komentar :