
Untuk mempermudah dan memperlancar kerja sama antarperguruan tinggi se-Asia perlu ada kesamaan persepsi dalam menetapkan standar kualitas tingkat pendidikan tinggi. Jika ada standar kualitas yang sama, program pertukaran mahasiswa dan dosen akan menjadi lebih mudah karena kualitas mahasiswa se-Asia diharapkan akan sama.
”Jika langkah ini berhasil, akan terbuka kesempatan luas bagi mobilitas mahasiswa dan dosen,” kata Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Bedjo Sujanto, seusai pembukaan acara tahunan Asian University Presidents Forum (AUPF) yang bertema ”Quality Assurance in Higher Education: Best Practices”, Senin (19/10) di Jakarta.
Rektor Norton University, Kamboja, Chan Sok Khieng menambahkan bahwa untuk memenuhi standar kualitas, setiap perguruan tinggi terlebih dahulu harus bisa menjamin setiap mahasiswa mendapatkan dukungan penuh dan sistem pengajaran yang tepat.
Pembantu Rektor Urusan Akademi dan
Penelitian di De La Salle Lipa, Filipina, Corazon Abansi mengatakan,
kebijakan sistem pendidikan tinggi di Filipina kini mempertimbangkan
kebutuhan pasar dunia. K
.: Berita Singkat :. |