Экстремальные виды отдыха
Недвижимость. Недвижимость в Одессе. Агентство недвижимости Ланжерон
Written by Hast Wyne Category: Berita Terkini
Published Date Hits: 28
Print

MEDIACENTER - Pengurus PGRI Yth. Alhamdulillah usulan PGRI agar BUP (Batas Usia Pensiun) Pengawas Sekolah dan Penilik 60 tahun (otomatis sama dengan guru, tidak perlu dengan cara diperpanjang) telah dipenuhi. Telah terbit Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2014 tentang Pemberhentian PNS yang Mencapai BUP bagi Pejabat Fungsional. Terima kasih, Salam (Ketua Umum PB PGRI)

 
Written by Hast Wyne Category: Berita Terkini
Published Date Hits: 45
Print

Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh memastikan, tunjangan guru pegawai negeri sipil daerah (PNSD) tahun anggaran 2014 untuk triwulan pertama guru PNSD untuk triwulan pertama akan dilakukan pada 9-14 April 2014 ini. Selain itu, kekurangan pembayaran tunjangan guru tahun 2010-2013 pun akan dibayarkan Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada triwulan I tahun 2014 ini juga.

“Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang menjadi payung hukum dalam pembayaran tunjangan guru pegawai negeri sipil daerah (PNSD) tahun anggaran 2014 telah terbit. Penerbitan PMK tersebut dilakukan setelah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengeluarkan hasil audit tentang kekurangan pembayaran tunjangan guru 2010-2013. Dengan terbitnya PMK itu, kekurangan tunjangan guru pada tahun 2010-2013 pun segera dibayar,” kata Mendikbud M. Nuh kepada wartawan di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, Senin (7/4).

Mendikbud menjelaskan dengan telah keluarnya PMK No. 61/PMK.07/2014 tentang Pedoman Umum dan Alokasi Tunjangan Profesi Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah kepada Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota Tahun Anggaran 2014 pada 3 April 2014 itu, diharapkan semakin ada kepastian pembayaran tunjangan guru.

“Uangnya ada, persoalan dukungan administrasi ada melalui SK, perintah membayarkan melalui PMK juga ada. Jadi tidak ada alasan bagi (pemerintah) kabupaten dan kota untuk tidak membayarkan (tunjangan guru),” Mendikbud menegaskan.

Ia menjelaskan, dari hasil audit BPKP yang membutuhkan waktu sekitar 4 (empat bulan), jumlah kekurangan tunjangan guru tahun 2010-2013 mencapai Rp 4 triliun. Sedangkan dana yang masih tersimpan di kas daerah kabupaten/kota sekitar Rp 6 triliun.

“Jadi setelah dibayar masih ada Rp 2 triliun di kas daerah,” jelasnya.

Mendikbud menambahkan, di dalam PMK diatur juga jadwal pembayaran tunjangan guru untuk tahun anggaran 2014.

“Untuk triwulan kedua dibayar paling lambat akhir minggu ke-4 bulan Juni, triwulan ketiga paling lambat bulan September, dan triwulan keempat paling lambat bulan November,” ujarnya.

Akan Mengawal

Dalam kesempatan itu, Mendikbud M. Nuh menegaskan, pihaknya bertekad akan mengawal penyaluran tunjangan guru tersebut untuk memastikan penyaluran berjalan dengan baik dan lancar. Untuk itu, Kemdikbud akan bekerja sama dengan dua kementerian lain dalam mengawal penyaluran tunjangan guru, yaitu dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Instrumen inspektorat harus melekat dan berjalan. Baik di Kemdikbud, di Kementerian Dalam Negeri, maupun Kementerian Keuangan. Tiga inspektorat ini yang akan mengawal,” katan M. Nuh.

Jika ada pemerintah daerah yang tidak mencairkan tunjangan guru, sementara semua elemen pencairan tunjangan telah terpenuhi, kata Mendikbud, pihaknya akan melaporkannya ke aparat penegak hukum.

“Tentu kalau seandainya diduga tidak memiliki niat baik untuk menyalurkan, sedangkan kelengkapan administrasi sudah dipenuhi, penerima sudah jelas, uangnya sudah ada, tapi niat menyalurkan tidak ada, maka kami tidak segan-segan akan melaporkan ke APH, aparat penegak hukum,” tegasnya.

Dalam jumpa pers itu, Mendikbud juga memberikan informasi alamat Unit Pelayanan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) jika ada pengaduan atau laporan terkait tunjangan guru dan hal lain yang terkait dengan PTK. Untuk PTK PAUDNI, beralamat di Kompleks Kemdikbud Gedung C Lt. 13, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat 10270. Telp. (021) 57974115 Fax. (021) 57974115/57946130. Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. , This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. . Website: http://pptkpaudni.kemdiknas.co.id .

Adapun untuk PTK Dikdas beralamat di Kompleks Kemdikbud Gedung C Lt. 19, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat 10270. Telp/Fax. (021) 57853580. Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. , This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. , Website : http://p2tkdikdas.kemdiknas.go.id. Sedangkan untuk PTK Dikmen beralamat di Kompleks Kemdikbud Gedung D Lt. 12, Jalan Jenderal Sudirman, Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat 10270. Telp/Fax. (021) 57974108, 57974113. Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. , This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. . Website : http://p2tkdikmen.kemdiknas.go.id. (websitesetkab/dik)

 
Written by Ricky Ramadhan Category: Berita Terkini
Published Date Hits: 97
Print

1. Nelson Mandela said that Education is a weapon to change the world
2. Fokus kepada karakter generasi muda
3. Meningkatkan mutu pendidikan melalui karakter anak
4. Siswa kita berasal dari keluarga yang berlatar belakang yang berbeda-beda.
5. Apa masalah utama yang dihadapi ketika menyiapkan siswa yang baik? (berdiskusi dengan peserta kuliah)

Binus             : The problem is nature, regulation, values.
Kemenag       : Environment, poor family, authority culture.
PGRI Jakbar   : terdapat lembaga pendidikan yang belum mendidik siswanya, latar
                      belakang orang yang bekerja di bidang pendidikan bukan dari sektor
                      pendidikan, regulasi pemerintah yang masih belum baik.
Sekjen           : Ethics, because we have many different culture

 
Written by Hast Wyne Category: Berita Terkini
Published Date Hits: 139
Print

MEDIACENTER - Innalilahi Wainnailaihi Rojiun... teriak orator dalam aksi demonstrasi sekitar 3.000 guru tenaga honor. Pasalnya ketika perwakilan tenaga honor ini masuk ke dalam gedung DPR RI tidak ada satu orangpun anggota DPR  komisi II yang dapat ditemui dengan alasan sedang dalam masa reses.

Sekitar 3.000 tenaga honorer berdemo di depan Gedung DPR, Jakarta, Jumat (14/3/2014). Mereka mengancam menutup Jalan Gatot Subroto jika gerbang DPR tidak dibuka. Polisi yang berjaga di depan gerbang bergeming. Mereka tidak mengizinkan para tenaga honorer tersebut masuk ke dalam. Para tenaga honorer itu pun melanjutkan aksinya hingga ada anggota DPR yang mau mendengarkan tuntutan mereka

Tenaga honor yang menuntut adanya kejelasan persoalan Kategori 2 yang dianggap hanya akal-akalan pemerintah untuk menghambat para tenaga honor untuk memperoleh keadilan dan kesejahteraan. Jika persoalan ini belum juga jelas dengan adanya peraturan yang baru dan benar-benar berpihak kepada tenaga honor maka kami mengancam untuk golput dalam pemilihan umum yang akan datang, sahut salah seorang demonstran dan diamini para demonstran.

 
Written by Ricky Ramadhan Category: Berita Terkini
Published Date Hits: 179
Print

JAKARTA, KOMPAS, Tunjangan profesi guru non pegawai negeri sipil yang mengajar di daerah khusus dan guru sekolah luar biasa akan disalurkan akhir Maret 2014 untuk triwulan I. pemerintah kabupaten/kota juga diminta untuk mencairkan tunjangan guru PNS dan jangan menahannya.

 
Written by Ricky Ramadhan Category: Berita Terkini
Published Date Hits: 124
Print

JAKARTA, KOMPAS - Baru sekitar 260 kabupaten/kota yang mengikuti aturan soal perekrutan kepala sekolah. Padahal, peraturan Mendiknas Nomor 28/2010 merupakan acuan agar perekrutan kepala sekolah mematuhi standar, supaya kualitas pendidikan meningkat.

 

Page 1 of 19

<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Data Pengunjung

1819120
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Semua
1813
2756
18042
1771716
58010
72935
1819120

Your IP: 67.202.4.225
Server Time: 2014-04-18 00:43:20

Login Pengguna Web

Info Kelembagaan