Экстремальные виды отдыха
Недвижимость. Недвижимость в Одессе. Агентство недвижимости Ланжерон
Written by Hast Wyne Category: Berita Terkini
Published Date Hits: 523
Print

JAKARTA - Hubungan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dengan Mendikbud M Nuh makin panas. Ketum PGRI Sulistyo terus melontarkan kritikan tajam terhadap menteri asal Jatim itu.

Bukan hanya soal Ujian Nasional (UN), sejumlah kebijakan penting yang diambil Nuh juga tidak pernah melibatkan organisasi guru itu.

"PGRI itu sudah jarang diajak diskusi. Kami sebenarnya sudah mengingatkan sejak lama agar menteri juga mau dengar dari banyak pihak. Bukan hanya kebijakan UN, kebijakan kurikulum, kebijakan anggaran, sebaiknya mendengar dari pihak lain," ujar Sulistyo kepada wartawan di Jakarta, kemarin (19/4).

Khusus terhadap pelaksanaan UN 2013, Sulistyo sudah berulang kali menegaskan, UN memang kacau. Kali ini, pernyataannya lebih keras lagi. "Terjelek di dunia. Bukan hanya UN terjelek di Indonesia, tapi di dunia," ujar pria yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Jateng itu.

PGRI, lanjutnya, sudah mengirim surat ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar membentuk tim khusus untuk melakukan investigasi atas buruknya UN 2013. "Sebab, kalau yang menginvestigasi menteri, jangan-jangan menterinya yang salah," katanya dalam sebuah dikusi di Jakarta, kemarin.

Terpisah, anggota DPD, Istibsyaroh mengatakan, mestinya Nuh tidak mengkambinghitamkan buruknya UN kepada perusahaan percetakan naskah soal. Dengan sikapnya yang seperti itu, kata Isti, berarti Nuh tak mau melakukan introspeki terhadap buruknya UN.

"Kalau masih saja kasak-kasuk mencari kambing hitam tanpa introspeksi diri, maka tahun depan tentu akan lebih seru lagi kisruhnya," ujarnya. (sam/fat/jpnn)

Comments   

 
0 #5 Guru muda 2013-06-14 11:03
Pak sulistyo tolong perjuangkan agar guru menjadi pegawai pusat lagi.
karena menjadi pegawai daerah guru hanya dijadikan sapi perah budak para pemegang kekuasaan untuk kepentingan politik. Tidak mendukung langsung mutasi ke tempat pelosok...
Quote
 
 
0 #4 GEDE SUCITA,S.Pd.Bi0 2013-06-04 02:21
DENGAN HORMAT,JANGAN PANTANG MUNDUR PGRI DALAM MEMPERJUANGKAN NASIB GURU,LEBIH-LEBI H MENYANGKUT PEMBAYARAN TPG,KNAIKAN TUNJ FUNGSIONAL GURU,DAN SYARAT KENAIKAN PANGKAT YANG TELAH LAMA DI GOL 4/a,agar ada keringanan atau otomatis berdasarkan lamanya pangkat trakhirnya.
Quote
 
 
0 #3 eko subandono 2013-06-01 00:47
mau jadi juragan kambing hitam kaleeeeeeeeeeee eeee
Quote
 
 
0 #2 OmAlie 2013-05-05 06:34
Mengapa guru selalu terzolimi.... bagaimana nasib Guru tentang TPG Kota Pekalongan!!!!! ! :sad: :sad: :sad: :sad:
Quote
 
 
0 #1 ayahuwah 2013-05-03 00:18
ketua saja dicuekin konon lagi anggota PGRI yang di daerah malah di zolimi penguasa...
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Data Pengunjung

2222105
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Semua
131
1904
13594
2181191
65293
95259
2222105

Your IP: 54.92.241.157
Server Time: 2014-09-20 08:41:49

Login Pengguna Web

Info Kelembagaan